Like

Adv

promo usahablog

Rabu, 26 Juni 2013

BIDANG BIMBINGAN PRIBADI

MAKALAH
BIMBINGAN KONSELING
TENTANG
BIDANG BIMBINGAN PRIBADI









Disusun oleh:
M.Ramdoni : 151 112 038
Abdul karim : 151 112 020
Abdullah lahiji : 151 112 027
Ade arfa futra romdadoni : 151 112 029



JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB (PBA) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN)
MATARAM
2013


KATA PENGANTAR

ASSALAAMU’ALAIKUM WR.WB.
Alhamdulillahirobbil Alamiin, Segala puji syukur kita panjatkan kehadirat Ilaahirobbi (Allah SWT) yang telah melimpahkan nikmat karunianya kepada kita semua sehingga kita bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dalam keadaan sehat wal afiat.
Dan tak lupa pula kita sampaikan Shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, pemuda padang pasir yang bisa merubah dunia tanpa alat yang canggih tetapi melebihi kecanggihan yang ada didunia ini, dan menjadi suri teladan bagi seluruh umat, pemimpin yang ideal yang patut kita contoh pada setiap aspek kehidupan kita agar menjadi insan lebih baik yakni nabi Muhammad saw.
Penyusun sadar bahwa di dalam pembuatan dan penyusunan makalah ini tentunya tidak terlepas dari kekurangan-kekurangan maupun kesalahan yang tidak disadari maupun dari kekurangan pengetahuan penyusun dalam materi ini. Oleh karena itu, penyusun sangat mengharapkan berupa kritik dan saran yang bersifat konstruktif dan kreatif, terutama dari bapak dosen yang selaku pembimbing dan Pembina kami khususnya dalam mata kuliah Hadist Tarbiyah ini, agar penyusunan makalah kedepannya bisa menjadi lebih baik sesuai harapan.
Akhirnya penyusun berharap semoga dengan penulisan makalah ini dapat mendatangkan manfaat yang berarti bagi kita semua.


Penyusun;

Kelompok 1

DAFTAR ISI


Halaman Judul
Kata Pengantar...............................................................................................      
Daftar Isi..........................................................................................................      
Bab I : Pendahuluan.......................................................................................      
Bab II : Pembahasan......................................................................................      
  1. Pengertian bimbingan pribadi...........................................................
  2. Tujuan bimbingan pribadi.................................................................
  3. Ruang lingkup bimbingan pribadi....................................................
  4. Materi bimbingan pribadi..................................................................

Bab III : Penutup............................................................................................      
  1. Kesimpulan..........................................................................................      

Daftar Pustaka



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bimbingan adalah sebuah metode yang dapat digunakan setiap orang untuk membentuk terbimbing menjadi lebih  baik dari sebelumnya. Dalam hal moral, membimbing anak supaya memahami dan mengerti moral yang baik adalah hal ihwal pertama yang menjadi kewajiban bagi orang tua dan hak bagi anak agar nantinya anak tidak salah kaprah dan salah jalan.
Lebih menyarankan lagi bahwa seharusnya seorang wali atau orang tua itu memiliki dedikasi yang dapat membantu anak agar baik jalan hidupnya, dengan cara tindak yang menyenangkan, mengesankan, tidak berbahaya dan disukai anak. Ini semua dalam artian bahwasanya membimbing tidak perlu menggunakan kekerasan.
Bagi seorang guru, pentingnya sebuah metode dan pengertian mengenai bimbingan “terlebih bimbingan pada pribadi anak” yang mana nantinya akan sangat berpengaruh terhadap pola fikir anak dan proses perkembangan otak anak. Dan tentu pula untuk memahami apa saja dan bagaimana cara dan pelaksanaan untuk menjadi seorang pembimbing.

B.     Tujuan

1.    Mengetahui pengertian dari bimbingan pribadi,
2.    Mengetahui dan memahami tujuan dari bimbingan pribadi tersebut,
3.    Mengetahui ruang lingkup bimbingan pribadi, dan
4.    Memahami materi bimbingan pribadi.



BAB II
PEMBAHASAN

BIMBINGAN PRIBADI

A.  Pengertian Bimbingan Pribadi
     Layanan bimbingan pribadi adalah bantuan bagi siswa untuk menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, mantap dan mandiri serta sehat jasmani dan rohani (W.S. Winkel, 1998 : 127). Prayitno (1997:63) mengartikan layanan bimbingan pribadi adalah membantu siswa menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, mantap dan mandiri serta sehat jasmani dan rohani.
Pendapat lain yang dikemukakan Hibana S. Rahman (2002:39) bahwa layanan bimbingan pribadi adalah layanan bimbingan yang diberikan kepada siswa untuk menemukan dan mengembangkan diri pribadinya sehingga menjadi pribadi yang mantap dan mandiri serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Dewa Ketut Sukardi (2000:39) berpendapat bahwa layanan bimbingan pribadi berarti bimbingan dalam menghadapi keadaan batinnya sendiri dan mengatasi pergumulan-pergumulan dalam hatinya sendiri dalam mengatur dirinya sendiri di bidang kerohanian, perawatan jasmani, pengisian waktu luang, penyaluran nafsu seksual, dan sebagainya.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan pribadi adalah salah satu kegiatan layanan bimbingan untuk siswa agar dapat mengembangkan dirinya sehingga mantap dan mandiri serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki

B.  Tujuan Bimbingan Pribadi
Pelayanan bimbingan pribadi ini memiliki tujuan sebagai berikut:
-          Mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.
-          Memiliki pemahaman tentang irama kehidupan yg bersifat fluktuatif (antara anugerah dan musibah) dan mampu meresponnya dengan positif.
-          Memiliki pemahaman dan penerimaan diri secara objektif dan konstruktif
-          Memiliki sikap respek terhadap diri sendiri
-          Dapat mengelola stress
-          Mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang diharamkan agama
-          Memahami perasaan diri dan mampu mengekspresikannya secara wajar
-          Memiliki kemampuan memecahkan masalah
-          Memiliki rasa percaya diri
-          Memiliki mental yang sehat
-          Mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas yang positif
-          Menghayati nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berperilaku
-          Memiliki kemampuan mengendalikan diri (self-control) dalam mengekspresikan emosi atau dalam memenuhi kebutuhan diri.
-          Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-aspek nilai dan berani menghadapi resiko.


C.  Ruang Lingkup Layanan Bimbingan Pribadi
Dalam bidang bimbingan pribadi, Prayitno (1998:63) merinci ruang lingkup bimbingan pribadi menjadi pokok-pokok berikut:
1.    Pemantapan sikap dan kebiasaan serta pengembangan wawasan dalam beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.    Pemantapan pemahaman tentang kekuatan diri dan pengembangannya untuk kegiatan-kegiatan yang kreatif dan produktif, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk peranannya di masa depan.
3.    Pemantapan pemahaman tentang bakat dan minat pribadi serta penyaluran dan pengembangannya pada / melalui kegiatan-kegiatan yang kreatif dan produktif.
4.    Pemantapan pemahaman tentang kelemahan diri dan usaha-usaha penanggu-langannya.
5.    Pemantapan kemampuan mengambil keputusan.
6.    Pemantapan kemampuan mengarahkan diri sesuai dengan keputusan yang telah diambilnya.
7.    Pemantapan dalam perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat baik secara rohaniah maupun jasmaniah.
Hibana S. Rahman (2002:39) secara lebih rinci menjelaskan ruang lingkup materi bimbingan pribadi sebagai berikut.
1.    Pemantapan sikap dan kepribadian yang agamis yang senantiasa mendekatkan diri kepada yang khaliq melalui peningkatan kualitas iman dan taqwa. Agama menjadi kendali utama dalam kehidupan manusia.
2.    Pemahaman tentang kemampuan dan potensi diri serta pengembangannya secara optimal. Setiap manusia memiliki potensi yang luar biasa yang dikembangkan secara optimal dan hanya sedikit orang yang mau menyadari.
3.    Pemahaman tentang bakat dan minat yang dimiliki serta penyalurannya. Setiap orang memiliki bakat dan minat, namun hal itu kurang mendapat perhatian sehingga penyaluran dan pengembangannya kurang optimal.
4.    Pemahaman tentang kelebihan-kelebihan yang dimiliki serta bagaimana mengembangkannya. Setiap individu punya kelebihan, hal itu yang harus dijadikan sebagai fokus.
5.    Pemahaman tentang kekurangan dan kelemahan yang dimiliki serta bagaimana mengatasinya. Memahami kekurangan diri mendorong seseorang untuk menyempurnakan diri.
6.    Kemampuan mengambil keputusan serta mengarahkan diri sesuai dengan keputusan yang telah diambil. Keberanian mengambil keputusan secara cepat dan tepat perlu dilatih dan dikembangkan.
7.    Perencanaan dan pelaksanaan hidup sehat, kreatif, dan produktif. Pola hidup dan pola pikir yang sehat akan menjadikan pribadi yang sehat dan berkualitas.
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa ruang lingkup bimbingan pribadi terdiri atas tujuh masalah yang menyangkut sikap, kekuatan diri, bakat-minat, kelemahan diri, penerimaan diri, pengambilan keputusan, dan perencanaa serta penyelenggaraan hidup sehat.
D.  Materi Layanan Bimbingan Pribadi
Prayitno dkk (1997) menjelaskan materi layanan bimbingan pribadi dibagi beberapa materi sebagai berikut.
1.    Materi layanan bimbingan pribadi dalam layanan orientasi, meliputi orientasi tentang: (a) fasilitas penunjang ibadah keagamaan yang ada di sekolah, (b) acara keagamaan yang menunjang pengembangan kegiatan peribadatan, (c) hak dan kewajiban siswa (termasuk pakaian seragam), (d) bentuk layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa mengenal kemampuan, bakat, minat dan cita-citanya serta usaha mengatasi berbagai permasalahan pribadi yang ditemui (di rumah, sekolah, dan di masyarakat), (e) fasiltias pelayanan kesehatan.
2.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan informasi, meliputi informasi tentang: (a) tugas-tugas perkembangan masa anak-anak, khususnya tentang kemampuan dan perkembangan pribadi, (b) perlunya pengembangan kebiasaan dan sikap dalam keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (c) usaha yang dapat dilakukan dalam mengenal bakat, minat serta bentuk-bentuk pembinaan, pengembanan dan penyalurannya, (d) perlunya hidup sehat dan upaya melaksanakannya, (e) usaha yang dapat dilakukan melalui bimbingan dan konseling dalam membantu siswa menghadapi masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa remaja.
3.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan penempatann/ penyaluran, meliputi tentang: (a) posisi duduk dalam kelas yang sesuai dengan kondisi fisik dan pribadi siswa, (b) pilihan ketrampilan dan kesenian sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minat, (c) kegiatan ekstra-kurikuler yang dapat digunakan sebagai penunjang pengembangan kebiasaan dan sikap keagamaan, kemampuan, bakat, minat, dan cita-cita (seperti kegiatan pramuka, UKS, kesenian, olahraga).
4.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan pembelajaran, meliputi tentang: (a) kebiasaan dan sikap dalam beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) pengenalan dan penerimaan perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri, (c) pengenalan tentang kekuatan diri sendiri, bakat dan minat serta penyaluran dan pengembangannya, (d) pengenalan tentang kelemahan diri sendiri dan upaya penanggulangannya, (e) kemampuan mengambil keputusan dan pengarahan diri sendiri, (f) perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
5.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan konseling perorangan, meliputi tentang: (a) kebiasaan dan sikap dalam beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) pengenalan dan penerimaan perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri, (c) pengenalan tentang kekuatan diri sendiri, bakat dan minat serta penyaluran dan pengembangannya, (d) pengenalan tentang kelemahan diri sendiri dan upaya penanggulangannya, (e) kemampuan mengambil keputusan dan pengarahan diri sendiri, (f) perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
6.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan bimbingan kelompok, meliputi tentang: (a) kebiasaan dan sikap dalam beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) pengenalan dan penerimaan perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri, (c) pengenalan tentang kekuatan diri sendiri, bakat dan minat serta penyaluran dan pengembangannya, (d) pengenalan tentang kelemahan diri sendiri dan upaya penanggulangannya, (e) kemampuan mengambil keputusan dan pengarahan diri sendiri, (f) perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
7.    Materi bimbingan pribadi dalam layanan konseling kelompok, meliputi tentang: (a) kebiasaan dan sikap dalam beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) pengenalan dan penerimaan perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri, (c) pengenalan tentang kekuatan diri sendiri, bakat dan minat serta penyaluran dan pengembangannya, (d) pengenalan tentang kelemahan diri sendiri dan upaya penanggulangannya, (e) kemampuan mengambil keputusan dan pengarahan diri sendiri, (f) perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
Berdasarkan keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa materi layanan bimbingan pribadi di sekolah diterapkan dalam tujuh jenis layanan dan empat kegiatan pendukung kegiatan bimbingan dan konseling.




BAB III
PENUTUP


A.  Kesimpulan

·         Layanan bimbingan pribadi adalah salah satu kegiatan layanan bimbingan untuk siswa agar dapat mengembangkan dirinya sehingga mantap dan mandiri serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki

·         Ruang lingkup bimbingan pribadi terdiri atas tujuh masalah yang menyangkut sikap, kekuatan diri, bakat-minat, kelemahan diri, penerimaan diri, pengambilan keputusan, dan perencanaa serta penyelenggaraan hidup sehat.

·         Materi layanan bimbingan pribadi di sekolah diterapkan dalam tujuh jenis layanan dan empat kegiatan pendukung kegiatan bimbingan dan konseling.





DAFTAR PUSTAKA


Nurihsan, J. (2003). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Bandung: Mutiara.

Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional. 


yours comment here

adv



From: http://www.nusaresearch.net/public/recommend/recommend

follow me in